لاَ إِلَهَ إِلَّا الله المَلِكُ الحَقُّ المُبِيْنُ ۝ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَادِقُ الوَعْدِ الأَمِيْنُ

Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Menguasai Lagi Maha Benar Muhammad adalah utusan Allah, Orang Yang Benar Janjinya lagi Dapat Dipercaya

Miftahul Jannah

Barangsiapa kenal dirinya, maka ia kenal dengan Tuhannya

Manusia Menghadapi Musuhnya


BAGIAN KEDUA



Manusia Menghadapi Musuhnya


Setelah kita meneliti pribadi sendiri, yang dinamakan manusia itu ialah jiwanya, maka bagian kedua ini mari kita meneliti siapakah musuh manusia sebenarnya itu?.

Adapun musuh-musuh manusia yang sebenarnya ialah, iblis namanya. Adapun perbuatan daripada iblis dinamakan syaithan. Inilah yang berusaha hendak menjerumuskan manusia kedalam api neraka di akhirat dan di dunia. Mereka akan menyesatkan manusia dari jalan yang benar dan lurus, sesuai dengan firman Allah swt. surat Shaad ayat 71-74 :

إِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن طِينٖ ٧١ فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ لَهُۥ سَٰجِدِينَ ٧٢ فَسَجَدَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ كُلُّهُمۡ أَجۡمَعُونَ ٧٣  إِلَّآ إِبۡلِيسَ ٱسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٧٤
Artinya :
71.  (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah".
72.  Maka apabila Telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".
73.  Lalu seluruh malaikat-malaikat itu bersujud semuanya,
74.  Kecuali Iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.
 (QS. Shaad[38]: 71-74)
Setelah itu Tuhan berfirman :

قَالَ يَٰٓإِبۡلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسۡجُدَ لِمَا خَلَقۡتُ بِيَدَيَّۖ أَسۡتَكۡبَرۡتَ أَمۡ كُنتَ مِنَ ٱلۡعَالِينَ ٧٥
Artinya :
“Wahai iblis, apa yang menghalangimu untuk sujud kepada apa yang telah Aku jadilkan atas kekuasaan-Ku?, apakah engkau takabur atau engkau merasa lebih tinggi?." 
(QS. Shaad [38]: 75)

Iblis mejawab dengan sombongnya :

قَالَ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ خَلَقۡتَنِي مِن نَّارٖ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِينٖ ٧٦
Artinya :
“Wahai Tuhan, aku lebih baik dan lebih bagus daripada manusia, karena aku dijadikan dari api 100%, sedangkan manusia dijadikan dari campuran tanah!.“
(QS. Shaad [38]: 76)

Karena sombongnya dan congkaknya iblis kepada Tuhan yang menjadikan dia dan segenap mahluk juga ditentangnya, sebab itulah mereka dimurkai Allah swt.

Setelah itu Tuhan berfirman :

قَالَ فَٱخۡرُجۡ مِنۡهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٞ ٧٧ وَإِنَّ عَلَيۡكَ لَعۡنَتِيٓ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ٧٨ 
Artinya :                                                                     
Keluarlah engkau hai iblis dari tempat ini maka sesungguhnya engkau terkutuk. Dan sesungguhnya atas engkau Aku laknat hingga hari kiamat."
(QS. Shaad [38]: 77-78)
Maka dengan rasa menyesal iblis berkata:

قَالَ رَبِّ فَأَنظِرۡنِيٓ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ ٧٩
Artinya :
“Wahai Tuhan jika demikian berilah izin dan waktu bagiku untuk hidup didunia sampai manusia dibangkitkan”.
(QS. Shaad [38]: 79)

Oleh karena Tuhan sifat-Nya Rahman dan Rahim, maka Tuhan berfirman :

قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلۡمُنظَرِينَ ٨٠  إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡوَقۡتِ ٱلۡمَعۡلُومِ ٨١
Artinya :
Maka sesungguhnya engkau telah diberi izin dan tempo untuk hidup. Sampai di hari waktu manusia diumumkan amal-amal (perbuatan) mereka dihari kiamat“.
(QS. Shaad [38]: 80-81)

Kemudian iblis berkata :

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغۡوِيَنَّهُمۡ أَجۡمَعِينَ ٨٢  إِلَّا عِبَادَكَ مِنۡهُمُ ٱلۡمُخۡلَصِينَ ٨٣
Artinya :
Wahai Tuhan, oleh sebab itu demi kemuliaan-Mu.  Sesungguhnya sebagai balas dendamku kepada manusia, akan aku sesatkan mereka sekalian. Kecuali dari antara mereka, hamba-hamba-Mu yang dibersihkan”.
(QS. Shaad [38]: 82-83)

Tegasnya, dengan ayat-ayat tersebut nyatalah bahwa musuh-musuh manusia di dunia ini adalah Iblis. Setelah kita mengetahui, bahwa musuh manusia adalah Iblis, dengan cara bagaimanakah dan dengan apakah untuk menghadapi musuh tersebut?. Dan bagaimanakah sifatnya? Untuk dapat kita hadapi musuh (iblis), lebih dahulu kita harus meneliti dan mengetahui sifat-sifatnya dan asal usulnya.